Di tengah keheningan fajar yang diguyur hujan, sebuah tim elit antiteror tengah bersiap menuju ke sebuah persembunyian gembong narkotika yang berada di jantung Ibu Kota.
Pasukan yang beranggotakan 20 orang polisi menyergap sebuah gedung apartemen tua di daerah kumuh yang menjadi markas persembunyian Tama (Ray Sahetapy), penguasa wilayah yang merupakan pembunuh berdarah dingin. Dia tinggal bersama dua pembantunya, Andi (Donny Alamsyah) dan Mad Dog (Yayan Ruhian ).
Berdasarkan informasi dari seorang pengintai, Letnan Wahyu (Pierre Gruno), tim yang dipimpin oleh Sersan Jaka (Joe Taslim) dengan anak buahnya, Rama (Iko Uwais) dan kawan-kawan memasuki gedung tua itu secara diam-diam.
Namun, rupanya rencana penyerbuan tersebut telah diketahui Tama, setelah seorang anak secara tak sengaja memergoki Sersan Jaka dan anak buahnya. Dia pun melakukan berbagai cara memertahankan wilayahnya dengan memblokir semua pintu keluar, hingga Rama dan kawan-kawannya terjebak di dalamnya.
Terdampar di gedung berlantai 30 tanpa jalan keluar, pasukan khusus tersebut harus berjuang mati-matian melawan penjahat-penjahat terburuk dan terkejam yang memburu mereka secara membabi buta untuk bertahan hidup dalam misi penyerbuan. Satu per satu rekan Rama dibantai, Rama pun harus melihat kehilangan teman-temannya yang tewas di tangan para penjahat.
Film arahan sutradara Gareth Evans itu menampilkan parade aksi baku hantam. Pertarungan demi pertarungan yang tak kenal lelah dari Sersan Jaka, Rama, dan kawan-kawan melawan para pembunuh suruhan Tama sarat dengan teknik beladiri yang mumpuni. Ketegangan ketika Rama bersama seorang temannya yang terluka dikejar kawanan pembunuh sadis juga terus memburu.
Lelah diburu oleh para pembunuh, Rama pun memutuskan menyerang balik Tama dan para pembunuh. Usaha kerasnya terbantu oleh Andi, pembantu Tama yang notabene kakaknya yang berkhianat demi sang adik. Pertarungan seru, dan sangat menegangkan, ketika Rama dan Andi berjibaku bertarung melawan Mad Dog.
Apakah mereka dapat keluar dari apartemen itu? Atau justru tidak ada yang dapat keluar dari gedung tua itu hidup-hidup?
Tampilkan postingan dengan label Resensi Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Film. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 31 Maret 2012
Jumat, 09 Maret 2012
Review Film Republik Twitter
Akhirnya setelah beberapa bulan terakhir ini kita hanya bisa memantau tentang #RepublikTwitter melalui linimsa. Kini film yang mengangkat kisah keseharian masyarakat kita di social media sudah tayang di bioskop Indonesia per 16 Februari kemarin.
Film yang dibintangi oleh Laura Basuki, Abimana Arya, Tio Pakusadewo, dan Ben Kasyafani ini bercerita tentang kehidupan social media “Twitter”. Berawal dari Sukmo seorang mahasiswa tingkat akhir asal Jogja yang jatuh cinta dengan sosok Hanum, wartawan Jakarta.
Sebagai bukti keseriusan cintanya pada Hanum, Sukmo pun datang ke Jakarta bersama sahabatnya Andre, yang notabene asli sana. Tapi ketika Sukmo hendak menemui Hanum, dia melihat sesosok pria yang berada di dekat wanita pujaannya. Belum sepat kopi darat, Sukmo sudah patah hati duluan.
Untuk mengusir rasa kekecewaannya, Sukmo menemui Belo teman di twitter yang menawarkan dia bergabung di bisnis social medianya. Belo yang menjadi kaki tangan Kemal, mendapat tugas untuk membuat seorang tokoh masyarakat dan politik #ArifCahyadi untuk menjadi Trending Topic di twitter dengan memanfaatkan 140 karakter, dengan berbagai macam #pencitraan.
Usaha Sukmo Cs membuahkan hasil, dalam beberapa jam sosok #ArifCahyadi menjadi TT di linimasa twitter. Tidak Cuma itu, Sukmo juga membuat gerakan #ArifCahyadi4JKT1
Ketika karier Sukmo sedang berada di tingkat atas, berbeda dengan Hanum yang kariernya sebagai wartawan terancam. Dia belum bisa mendapatkan headline tulisan yang menarik untuk kantornya, sampai ia berfikir untuk resign dari dunia yang telah ia geluti selama ini. Apalagi ayahnya yang menginginkan Hanum menjadi seorang presenter.
Disisi lain, ada juga Andre sahabat Sukmo yang agi keheul sama pacarnya, Nadia remaja SMA yang lebih mementingkan followersnya ketimbang hubungan mereka. Andre yang memang tidak menyukai twitter, jengkel dengan sikap Nadia yang tidak bisa melepaskan kehidupannya di twitter.
Apalagi fenomena generasi menunduk yan lagi booming saat ini, ga di jalan, di mall, di kamar mandi, orang-orang lebih suka menunduk menatap kelayar ponsel mereka untuk bertwitter ria.
Akibat dorongan Nadia dan Andre yang mensupport Sukmo untuk kembali kopdar dengan Hanum malah membuat hubungan mereka semakin jauh. Hanum kecewa dengan Sukmo, seorang Sukmo yang di Twitter sangatlah berbeda dengan sukmo yang di dunia nyata.
Hanum merasa dikecewakan dengan pria yang sempat dia kagumi. Di kopdar ini juga Hanum menceritakan pada Sukmo niatnya untuk berhenti menjadi wartawan.
Mengetahui karier Hanum diujung tanduk, Sukmo pun rela membocorkan skandal #ArifCahyadi kepada Hanum agar dia tetap menjadi wartawan. Walaupun semua itu berujung pada bangkrutnya bisnis buzzer yang dia garap bersama Belo.
Dengan jargon, “Suara Rakyat = Suara Twitter” semakin meyakinkan, bahwa Indonesia memang salah satu Negara dengan jumlah pengguna twitter terbesar di dunia. Apalagi saat ini sudah ada beberapa peristiwa dunia yang digerakkan/bermula dari twitter.
Film ini menjadi tontonan wajib bagi para pengguna twitter aktif, karena banyak sekali pesan yang disampaikan oleh film ini. Apalagi dengan adegan dan dialog yang kocak, juga membuat seisi bioskop terhibur dengan film yang disutradarai Kunt Agus ini.
So, luangkan waktu kalian untuk menonton film ini yaa.. jangan samapai keburu nyesel. Mari cintai film Indonesia
Rabu, 29 Februari 2012
Keumala
Senja. Momen alam yang paling indah. Setidaknya itu menurut Langit, sang fotografer. Awalnya senja cuma pelarian atas kekecewaannya terhadap masa lalunya Pelarian yang justru mengajarkannya banyak makna kehidupan. Jadilah ia mengadakan pameran foto bertema langit senja di sebuah kapal.
Siapa sangka, di kapal ia justru terlibat perdebatan menyebalkan yang mengusik lagi soal idealismenya sebagai fotografer dengan seorang penulis dan pembuat sketsa yang cantik tapi kepala batu bernama Keumala.
Perdebatan-perdebatan ini justru membuat mereka semakin menuding sekaligus dekat dan saling memahami. Dan mungkin manjadi 'rasa'. Di kapal juga, dua manusia yang terbawa romantisme senja di kapal ini berkenalan dengan anak perempuan usil yang cerdas sekaligus optimis soal mimpinya menunggu ibu yang belum juga ditemukan paska tsunami Aceh.
Di Sabang, Keumala justru dibenturkan lagi oleh pertanyaan-pertanyaan tentang cinta. Setelah ia mengetahui ia justru divonis menderita retinitis pigmentosa, sebuah penyakit menurun yang bisa berujung pada kebutaan.
Keumala semakin membutuhkan jawaban apakah ia dicintai Langit?
Sanggupkah ia menghasilkan karya jika ia buta? Apakah senja terindah itu berhasil ditemukan oleh Langit? Dapatkah semua pertanyaan-pertanyaan itu terjawab dengan cerita indah?
Film Keumala hadir, mungkin tidak untuk menjawab semua pertanyaan tentang hidup. Tapi bisa jadi mengingatkan kita tentang nilai kesyukuran dan pentingnya tetap menjaga harapan.
Republik Twitter
Republik Twitter merupakan film darama Indonesia terbaru yang telah dirilis pada 16 Februari 2012, dibintangi oleh Abimana Aryasatya dan Laura Basuki dan disutradarai oleh Kuntz Agus. Jejaring sosial saat ini telah mengubah pola komunikasi manusia melalui mediasi-mediasi teknologi menjadi perhatian yang sangat menarik.vTwitter adalah salah satu mediasi itu, dimana orang-orang bertemu, tumbuh, membesar, hancur dan hilang. Pencinta menemukan jodohnya, pecundang menghujat pecundang yang lain, selebriti lahir dalam sehari dan beragam replika sosial yang ada dalam dunia twitter adalah bekal dalam menyusun film ini. Itulah beberapa alasan atau latar belakang seorang Kuntz Agus menciptakan sebuah karya film drama terbarunya yang berjudul ‘Republik Twitter’.
Berlatar belakang kegilaan anak muda saat ini terhadap Twitter dan jejaring sosial, Republik Twitter menceritakan tentang Sukmo (Abimana Aryasatya), seorang lelaki Jogja yang lucu, cerdas serta ambisius. Sukmo menjalani sebagian besar kehidupannya di belakang komputer. Jejaring sosial telah menjadi temannya setiap saat, hingga ia jatuh cinta kepada seorang wanita yang dikenalnya melalui twitter, Hanum (Laura Basuki) seorang perempuan cantik dan pemurung. Bagi Hanum, twitter merupakan pelariannya setelah ia tidak pernah mengungkapkan keceriaan dalam kehidupan nyata sehari-harinya. Sedangkan bagi Sukmo, twitter merupakan adalah dirinya dan apa adanya.
Mereka pun kemudian dekat dan saling mengisahkan dirinya masing-masing, hingga Sukmo ingin benar-benar bertemu dengan wanita yang ia cintai di dunia maya. Ia pun kemudian berangkat ke Jakarta bersama sahabatnya, Andre (Ben Kasyafani) untuk menemukan cintanya. Tetapi Sukmo lupa akan satu hal, ada kelas sosial di dunia nyata, dan hal itulah yang baru ia sadari saat bertemu dengan Hanum.
Cerita berlanjut dengan Sukmo yang bekerja keras untuk menyetarakan kelas sosial dirinya dengan Hanum. Sukmo pun bekerja dalam bidang yang menjadi keahliannya, bisnis 140 karakter di Twitter. Tapi inilah yang menjebak dirinya kedalam pasir hisap yang semakin mengikat, Bisnis pencitraan politik berbasis jejaring sosial yang digawangi Kemal (Tio Pakusadewo) dan Belo.
Perjalanan cinta Sukmo mendapat ujian yang berat. Tapi begitulah cara meraih mimpi, pengorbanan. Bersama Andre dan kekasihnya Nadya (Enzy Storia), Sukmo berjuang untuk apa yang selama ini maya, menjadi nyata: Hanum.
Berlatar belakang kegilaan anak muda saat ini terhadap Twitter dan jejaring sosial, Republik Twitter menceritakan tentang Sukmo (Abimana Aryasatya), seorang lelaki Jogja yang lucu, cerdas serta ambisius. Sukmo menjalani sebagian besar kehidupannya di belakang komputer. Jejaring sosial telah menjadi temannya setiap saat, hingga ia jatuh cinta kepada seorang wanita yang dikenalnya melalui twitter, Hanum (Laura Basuki) seorang perempuan cantik dan pemurung. Bagi Hanum, twitter merupakan pelariannya setelah ia tidak pernah mengungkapkan keceriaan dalam kehidupan nyata sehari-harinya. Sedangkan bagi Sukmo, twitter merupakan adalah dirinya dan apa adanya.
Mereka pun kemudian dekat dan saling mengisahkan dirinya masing-masing, hingga Sukmo ingin benar-benar bertemu dengan wanita yang ia cintai di dunia maya. Ia pun kemudian berangkat ke Jakarta bersama sahabatnya, Andre (Ben Kasyafani) untuk menemukan cintanya. Tetapi Sukmo lupa akan satu hal, ada kelas sosial di dunia nyata, dan hal itulah yang baru ia sadari saat bertemu dengan Hanum.
Cerita berlanjut dengan Sukmo yang bekerja keras untuk menyetarakan kelas sosial dirinya dengan Hanum. Sukmo pun bekerja dalam bidang yang menjadi keahliannya, bisnis 140 karakter di Twitter. Tapi inilah yang menjebak dirinya kedalam pasir hisap yang semakin mengikat, Bisnis pencitraan politik berbasis jejaring sosial yang digawangi Kemal (Tio Pakusadewo) dan Belo.
Perjalanan cinta Sukmo mendapat ujian yang berat. Tapi begitulah cara meraih mimpi, pengorbanan. Bersama Andre dan kekasihnya Nadya (Enzy Storia), Sukmo berjuang untuk apa yang selama ini maya, menjadi nyata: Hanum.
Sabtu, 25 Februari 2012
Negeri 5 Menara
Film yang akan kami bahas berikut ini diangkat dari Novel laris karangan Ahamd Fuadi yang berjudul sama yaitu Negeri 5 Menara. Buku Novel Negeri 5 Menara merupakan salah satu penjualan buku terbanyak Gramedia yang sampai dengan saat ini terjual sebanyak 200.000 eksemplar dengan 12 kali dicetak, dan ini merupakan rekor terbanyak yang diraih gramedia selama 37 tahun. Tentu dengan kepopuleran Novel ini, Film Negeri 5 Menara merupakan salah satu film yang akan dinanti-nanti bagi penikmat buku novel.
Adapun para Pemeran dan Pemain Film Negeri 5 Menara diantaranya :
Dikabarkan Film Negeri 5 Menara ini sedang melakukan syuting, dan direncanakan akan selesai pada akhir September 2011. Proses syuting dan pengambilan gambarnya sendiri dilaksanakan di beberapa tempat di Indonesia dan juga ada yang di London. Seperti di Pondok Pesantren Modern Gontor, di Ponorogo Jawa Timur, di Mesjid Salman Bandung, Bukittinggi dan Danau Maninjau Sumatera Barat, serta di London Inggris. Dijadwalkan pula Film Negeri 5 Menara ini akan tayang pada bulan Februari 2012.
Adapun Cerita dan Sinopsis Film Negeri Lima 5 Menara ini merupakan sebuah Film pertama dari sebuah trilogi (seperti Novel nya) yang saling berkaitan dan bersambung. Apabila di Novel, trilogi pertama berjudul Negeri 5 Menara, yang kedua Ranah 3 Warna , sedangkan yang ketika sedang dalam proses penulisan. Inti dan Pesan utama dari Sinopsis Film ini yaitu sebuah petualangan seorang anak bangsa yang berlatar belakang sangat sederhana, namun karena keteguhan dan kerja keras, ia bisa sukses bukan saja di negeri sendiri, namun di tingkat dunia.Cerita Film Negeri 5 Menara ini bermula dari seseorang bernama Alif. Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia selalu bermimpi, bahwa dirinya bisa menguasai bahasa Arab dan Inggris, kemudian dia ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.
Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.
Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.
Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.
Masih dari Sinopsis Film Negeri 5 Menara, Alif masih bermimpi bahwa dirinya bisa menguasai bahasa Arab dan Inggris, kemudian dia ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. Maka dari itu selesai dari Pondok, dengan semangat besar dan menggelegar dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun sahabat karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya yaitu ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa ijazah?
Terinspirasi semangat tim dinamit negara Denmark, dia mencoba mendobrak rintangan berat. Baru saja dia bisa tersenyum, badai masalah menggempurnya silih berganti tanpa ampun. Alif letih dan mulai bertanya-tanya: “Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?” Hampir saja dia menyerah.
Rupanya “mantra” man jadda wajada saja tidak cukup sakti dalam memenangkan hidup. Alif teringat “mantra” kedua yang diajarkan di Pondok Madani: man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra itu dia songsong badai hidup satu persatu. Bisakah dia memenangkan semua impiannya?Adapun para Pemeran dan Pemain Film Negeri 5 Menara diantaranya :
- Gazza Zubizzaretha sebagai Alif (pemeran utama)
- Ernest Samudera sebagai Said
- Billy Sandi sebagai Baso
- Rizki Ramdani sebagai Atang
- Aris Adnanda Putra sebagai Dulmadjid
- Jiofani Lubis sebagai Raja.
- Ikang Fauzi sebagai Kiai Rai Sumber
Kamis, 16 Februari 2012
Malaikat Tanpa Sayap
Vino (Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya, Mirna (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan Wina (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun. Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka; A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri. Saat itulah, Calo (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino. Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan Mura (Maudy Ayunda). Sejak Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya namun hal itu membuat Calo marah besar. Mengapa Calo sangat marah kepada Vino? Siapakah sebenarnya resipien yang Calo maksudkan?
Genre : Drama
Release Date: 9 Februari 2012
Produser : CHAND PARWEZ SERVIA
Produksi : PT. KHARISMA STARVISION PLUS
Pemain : Maudy Ayunda, Adipati Dolken, Surya Saputra, Ikang Fawzi, Kinaryosih, Agus Kuncoro, Geccha Qheagaveta
Sutradara : RAKO PRIJANTO
Selasa, 07 Februari 2012
The Amazing Spider-Man Meluncurkan Trailer Baru Yang Fantastis
Akhirnya trailer terbaru yang sudah sangat ditunggu-tunggu akhirnya dirilis juga. Setelah beberapa hari yang lalu
Ya, trailer terbaru ini milik The Amazing Spider-Man. Film versi baru Spider-Man dengan kisah yang berbeda dari film sebelumnya.
Masih menceritakan tentang kehidupan Peter Parker, tetapi sudah bukan Tobey Maguire lagi yang ada dibalik topeng sang Spider-Man melainkan Aktor Andrew Garfield (The Social Network).
Tokoh kekasihnyapun sudah bukan lagi Mary Jane (Kirsten Dunst) melainkan Gwen Stacy yang akan diperankan oleh Emma Stone.
The Amazing Spider-Man ini bukan sequel ataupun prequel dari Spider-Man karya Sam Raimi. The Amazing Spider-Man merupakan sebuah reboot (dikisahkan dari awal lagi dengan kisah yang hampir sama tapi dengan pemain dan penggarapan yang berbeda) dari kisah Spider-Man.
Spidey akan siap bergelantungan diantara gedung-gedung dan menumpas para penjahat lagi mulai tanggal 3 Juni 2012 di Bioskop.
Trailer terbarunya yang akan Sidomi tampilkan berikut ini menampilkan Spider-Man yang kali ini harus melawan musuh terbarunya yaitu sosok manusia kadal berwarna hijau yang sangat menyeramkan bernama Lizard.
Bagaimana pertarungan seru antara Spider-Man dan Lizard? Anda silahkan saksikan sendiri di trailer barunya berikut ini :
Rabu, 04 Januari 2012
'MY BLACKBERRY GIRLFRIEND', Mencari Cinta di Blackberry
Pemain: Luna Maya, Fathir, Hardi Fadhillah, Keith Foo.
Martin (Fathir) membeli Blackberry bekas dan tanpa sengaja berkenalan dengan Angel (Luna Maya). Perkenalan ini menjadi rumit saat tahu bahwa pemilik sebelumnya adalah Fendy (Keith Foo), mantan kekasih Angel yang 'menghilang' dan tidak bertanggung jawab atas kehamilannya. Martin yang tidak mengerti apa-apa dituduh menyembunyikan Fendy dan diancam akan dipenjarakan oleh Angel.
Karena tidak ingin dipenjara, Martin pun harus menggantikan peran Fendy sebelum pria itu ditemukan. Angel kemudian mengisi hari-hari Martin dengan segala tingkah laku dan permintaan yang sebenarnya sangat menyusahkan. Hari-hari Martin disibukkan dengan mengurus Angel mulai dari menemaninya makan, ditemani belanja dan semua Martin yang bayarin.
Hidup Martin menderita dan tidak berdaya karena Angel memiliki sifat arogan, kasar, dan ringan tangan. Dari luar, Martin dan Angel tampak seperti pasangan kekasih. Pasangan yang lucu dan kocak. Martin selalu dijadikan bulan-bulanan dan korban kekejaman Angel. Walau sering mengeluh, toh Martin tak pernah menolak permintaan Angel yang kadang keterlaluan dan mengada-ada.
Martin diam-diam menikmati setiap detiknya bersama Angel, dan menjadi sangat melindungi Angel. Seiring berjalannya waktu, Martin yang awalnya membenci Angel malah jatuh cinta. Sebelum ia menyadari itu Angel telah menghilang. Perlahan tapi pasti Martin jatuh cinta, namun ia tak pernah mengatakannya. Angel juga tak menunjukkan tanda-tanda cinta, atau mengucapkannya. Hubungan mereka tetap berlangsung seperti itu tanpa status.
Seperti film musim panas Hollywood yang menawarkan cerita ringkas berkutat pada pemain utama saja, film ini juga ringkas ceritanya. Akting pemainnya tidak bisa diblang jelek, namun biasa saja. Sumber
Martin (Fathir) membeli Blackberry bekas dan tanpa sengaja berkenalan dengan Angel (Luna Maya). Perkenalan ini menjadi rumit saat tahu bahwa pemilik sebelumnya adalah Fendy (Keith Foo), mantan kekasih Angel yang 'menghilang' dan tidak bertanggung jawab atas kehamilannya. Martin yang tidak mengerti apa-apa dituduh menyembunyikan Fendy dan diancam akan dipenjarakan oleh Angel.
Karena tidak ingin dipenjara, Martin pun harus menggantikan peran Fendy sebelum pria itu ditemukan. Angel kemudian mengisi hari-hari Martin dengan segala tingkah laku dan permintaan yang sebenarnya sangat menyusahkan. Hari-hari Martin disibukkan dengan mengurus Angel mulai dari menemaninya makan, ditemani belanja dan semua Martin yang bayarin.
Hidup Martin menderita dan tidak berdaya karena Angel memiliki sifat arogan, kasar, dan ringan tangan. Dari luar, Martin dan Angel tampak seperti pasangan kekasih. Pasangan yang lucu dan kocak. Martin selalu dijadikan bulan-bulanan dan korban kekejaman Angel. Walau sering mengeluh, toh Martin tak pernah menolak permintaan Angel yang kadang keterlaluan dan mengada-ada.
Martin diam-diam menikmati setiap detiknya bersama Angel, dan menjadi sangat melindungi Angel. Seiring berjalannya waktu, Martin yang awalnya membenci Angel malah jatuh cinta. Sebelum ia menyadari itu Angel telah menghilang. Perlahan tapi pasti Martin jatuh cinta, namun ia tak pernah mengatakannya. Angel juga tak menunjukkan tanda-tanda cinta, atau mengucapkannya. Hubungan mereka tetap berlangsung seperti itu tanpa status.
Seperti film musim panas Hollywood yang menawarkan cerita ringkas berkutat pada pemain utama saja, film ini juga ringkas ceritanya. Akting pemainnya tidak bisa diblang jelek, namun biasa saja. Sumber
| Genre | : | Drama / Comedy |
| Jadwal Tayang | : | Kamis, 29 Desember 2011 |
| Sutradara | : | Findo Purwono |
| Produser | : | Gope T Samtani & Subagio S |
| Produksi | : | RAPI Films |
| Durasi | : | - |
Rabu, 21 Desember 2011
Hafalan Shalat Delisa
26 Desember 2004, Delisa bersama Ummi sedang bersiap menuju ujian praktek shalat ketika tiba-tiba terjadi gempa. Gempa yang cukup membuat ibu dan kakak-kakak Delisa ketakutan. Tiba-tiba tsunami menghantam, menggulung desa kecil mereka, menggulung sekolah mereka, dan menggulung tubuh kecil Delisa serta ratusan ribu lainnya di Aceh serta berbagai pelosok pantai di Asia Tenggara
Delisa berhasil diselamatkan Prajurit Smith, setelah berhari-hari pingsan di cadas bukit. Sayangnya luka parah membuat kaki kanan Delisa harus diamputasi. Penderitaan Delisa menarik iba banyak orang. Prajurit Smith sempat ingin mengadopsi Delisa bila dia sebatang kara, tapi Abi Usman berhasil menemukan Delisa. Delisa bahagia berkumpul lagi dengan ayahnya, walaupun sedih mendengar kabar ketiga kakaknya telah pergi ke surga, dan Ummi belum ketahuan ada di mana
Delisa bangkit, di tengah rasa sedih akibat kehilangan, di tengah rasa putus asa yang mendera Abi Usman dan juga orang-orang Aceh lainnya, Delisa telah menjadi malaikat kecil yang membagikan tawa di setiap kehadirannya. Walaupun terasa berat, Delisa telah mengajarkan bagaimana kesedihan bisa menjadi kekuatan untuk tetap bertahan. Walau air mata rasanya tak ingin berhenti mengalir, tapi Delisa mencoba memahami apa itu ikhlas, mengerjakan sesuatu tanpa mengharap balasan
‘Delisa cinta Ummi karena Allah’ inicinema
Langganan:
Postingan (Atom)







